Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula yang tinggi. Dalam keadaan puasa-artinya setelah 8 jam tidak makan dan tidak minum-ketika hasil pemeriksaan darah menunjukkan gula darah melebihi 100 mg/dL dan setelah 2 jam makan lalu diperiksa kembali dan hasilnya kadar gula darah melebihi 140 mg/dL maka orang tersebut didiagnosis menderita diabetes.

  • Tercatat 2-8 orang dari 100 orang adalah penderita diabetes. Tak heran jika penderita diabetes di Indonesia sudah mencapai lebih dari 8,4 juta orang.
  • Diabetes diidap atau tidak hanya dapat diketahui dari hasil pemeriksaan dokter dan laboraturium. Atau, anda juga dapat menggunakan alat ukur gula darah yang portabel.
  • Mereka yang menderita diabete enam kali lebih berisiko terkena penyakit jantung daripada mereka yang tidak mengidap diabetes.
Tingkat pengetahuan yang rendah akan dapat mempengaruhi pola makan yang salah sehingga menyebabkan obesitas yang akhirnya mengakibatkan kenaikan kadar glukosa darah. Salah satu upaya pencegahan DM (Diabetes melitus) adalah dengan perbaikan pola makan melalui pemilihan makanan yang tepat. Semakin rendah penyerapan karbohidrat, semakin rendah kadar glukosa darah. Kandungan serat yang tinggi dalam makanan akan mempunyai indeks glikemik yang rendah sehingga dapat memperpanjang pengosongan lambung yang dapat menurunkan sekresi insulin.
Makanan yang dianjurkan
  1. Sumber karbohidrat kompleks
  2. Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang lebih lambat diserap oleh tubuh. Dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks gula dalam darah tidak mudah naik dan lebih stabil. Contoh bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah :
    • Nasi merah
    • Roti gandum
    • Oatmeal
    • Kentang
    • Singkong
    • Ubi
    • Sagu
    • Jagung
  3. Sumber protein
  4. Untuk memenuhi kebutuhan protein diabetesi sebaiknya memilih sumber protein yang rendah lemak. Contoh sumber makanan yang mengandung protein tetapi juga rendah lemak adalah sebagai berikut :
    • Ikan(ikan salmon & tuna)
    • Ayam bagian dada dan tanpa kulit
    • Susu skim
    • Putih telur
    • Tempe
    • Tahu
    • Sari kedelai
    • Kacang hijau
    • Kacang merah
    • Kacang kedelai
    • Kacang tanah dan aneka kacang-kacangan lainnya
    • Keju bebas lemak
  5. Buah-buahan
  6. Pilihlah buah yang tidak mengandung banyak gula didalamnya dan juga usahakan pili buah organik atau buah lokal.
    • Apel
    • Anggur
    • Jeruk
    • Kiwi
    • Tomat
    • Belimbing
    • Jambu biji
Makanan yang dibatasi
  • Nasi putih
  • Gula
  • Garam
  • Kuning telur
  • Margarin
  • Mentega
  • Minyak
  • Santan
  • Cabai
  • Gorengan
Makanan yang dihindari
  • Mengandung banyak gula sederhana, seperti gula pasir, gula jawa, sirup, jelly, buah-buahan yang diawetkan, susu kental manis, soft drink, es krim, kue-kue manis, dodol, cake dan tarcis.
  • Mengandung banyak lemak seperti cake, makanan siap saji (fast-food), goreng-gorengan.
  • Mengandung banyak natrium seperti ikan asin, telur asin dan makanan yang diawetkan (Almatsier, 2006).
  • Jeroan
  • Durian
  • Mi instan
  • MSG
  • Aneka daging hewan berkaki empat
  • Kerang, Cumi, Udang dan aneka seafood lainnya kecuali ikan.
  • Santan kental
  • Makanan yang diolah dengan teknik digoreng dan dibakar.